Sabtu, 19 September 2015


Download IDM Terbaru 2015 + Serial Number IDM

posted SOFTWARE SPECIALIST {ESA} | August 29, 2015

 


Internet Download Manager adalah sebuah perangkat lunak yang diciptakan untuk melengkapi kemudahan bagi pengguna, di kala untuk mengambil file dengan cara mendownload. Aplikasi ini dapat di gunakan dari PC maupun notebook, yang sangat cocok sebagai sarana kegiatan online di dunia maya dengan tanpa hambatan.
Perangkat lunak yang di perkenalkan dengan sebutan nama Internet Download Manager mempunyai banyak sekali fitur andalan, yang dapat lebih membantu anda dalam memperbaiki permasalahan yang di dapat saat sedang melakukan download. Aplikasi ini juga menjadi pilihan tepat terbaik di dalam jajaran aplikasi download sebagai pembantu untuk mengambil suatu file.
IDM sendiri dapat melakukan kinerja membantu download yang lebih baik ketimbang dengan software atau aplikasi untuk melakukan download lainnya. Hal yang menjadikan perbedaan dengan perangkat lunak lainnya ialah pada IDM terdapat sebuah fitur khusus yang bekerja untuk membagi file agar proses download yang di lakukan dapat berjalan secara optimal.
Download IDM Terbaru
Kelebihan lainnya yang di miliki oleh perangkat lunak yang satu ini ialah dapat meningkatkan kecepatan download yang cukup besar hingga dengan 5x lipat banyaknya. Dan jika dalam aktifitas download yang di lakukan terdapat masalah yang tidak di inginkan user, seperti padam listrik atau terputus dari koneksi internet.
Anda tidak perlu di khawatirkan lagi karena untuk melakukan download secara otomatis, dan kita dapat melakukan resume atau melanjutkan kembali file yang di download tadi tanpa harus mengulangi dari awal. Untuk menginstalasinya cukup mudah karena anda hanya perlu browser seperti mozilla firefox terbaru, lalu kemudian anda hanya tinggal instalkan saja dalam perangkat komputer yang anda sedang gunakan.
Software paling canggih tersebut dapat meningkatkan kecepatan download di dunia maya internet, berkat anda bisa mengunduh secara gratis. Bagi anda yang sedang mencari software yang dapat meningkatkan kecepatan download di internet, berikut ini free download idm + serial number idm terbaru full version secara gratis.

Rabu, 15 Juli 2015

Perjanjian Tumbang Anoi, perjanjian DAMAI suku-suku Dayak Kalimantan


Sering terjadi pertempuran /perang di Tumbang Tuan sebelah Udik Tumbang Toyus di Sei Barito Hulu atau pertempuran di Datah Nalau, Kalimantan Timur. Mengayau artinya (Memburu / mencari kepala manusia), biasanya mengayau di lakukan oleh satu orang sampai dengan tiga orang .Kalau pada waktu terjadinya perang jika pihak musuh kalah maka kepalanya akan di potong dan di ambil sebagai bukti bahwa salah satu dari kelompok tersebut menang perang.

Spoiler for Penyebabnya?
Terjadinya perang antar suku Dayak Ngaju dari Kahayan, Kalimantan Tengah dengan suku Dayak Kenyah Mahakam, Kalimantan Timur sebagai akibat adanya kesalah fahaman yang titik akar permasalahannya adalah memperebutkan lokasi tempat berusaha pengambilan (memanen) getah Nyatu.
Lokasi tempat usaha pengambilan getah Nyatu ini sehari harinya adalah tempat usaha memanen getah Nyatu oleh orang Dayak Ngaju Kahayan. Lokasi daerah tempat pengambilan getah Nyatu ini terletak di antara perbatasan wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur tepatnya di pegunungan Puruy Ayau dan Puruk Sandah. Di mana perang antar Suku Dayak ini semakin memanas di kedua belah pihak dengan cara saling kayau mengayau (Memburu / mencari kepala manusia).


Perang Kayau yang terjadi antar suku Dayak di pedalaman tersebut akhirnya di ketahui oleh pihak pemerintah Hindia Belanda (hedehh) yang berkedudukan di Nanga Pinuh Kalimantan Barat yang berusaha mencari solusi untuk menyelesaikan pertikaian tersebut dengan cara berusaha untuk menghentikan perang Kayau yang sedang terjadi dan berusaha untuk menetapkan keseragaman hukum adat untuk seluruh masyarakat suku Dayak di Kalimantan.

Tujuan di adakannya hukum adat ini sebagai pedoman kebersamaan untuk persatuan, pegangan serta penafsiran untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang sewaktu waktu bisa saja terjadi. Damang Batu di Tumbang Anodi Pulau Puruk, Bukit Batu Desa Tumbang Manange atau Upon Batu ( sekarang Kecamatan Tewah). tokoh masyarakat Dayak ini berinisiatif untuk melakukan pertemuan damai antara para pemimpin suku Dayak dari seluruh Kalimantan.

Spoiler for Persiapan pertemuan
Maka di mulailah persiapan selama 3 (tiga) tahun untuk dapat terlaksananya pertemuan besar adat yang rencananya akan di hadiri oleh sekitar lebih kurang dari 600 (enam ratus) orang utusan dari seluruh daerah Kalimantan dan sekitar lebih dari 1000 (seribu) orang dan rapat akan di laksanakan selama tiga bulan yang tentu saja membutuh dana yang besar untuk konsumsi para tamu dan keperluan lainnya
. Untuk melaksanakan persiapan menyambut kedatang para utusan besar tersebut , maka Damang Batu (Ketika itu Damang Batu sudah berumur 73 tahun tapi masih kelihatan sehat, Perawakan Tinggi dan agak Kurus) dan penduduk Tumbang Anoi :

* membuka ladang di beberapa bukit yang di tanami parey (padi), ubi kayu (jawaw) selama tiga tahun.
*Menyediakan sekitar kurang lebih 60 ekor kerbau.
*Menyediakan lebih dari 100 (seratus) ekor sapi.
*Ratusan ekor babi dan ayam.

setelah berakhir musim panen rapatpun dapat terlaksana dengan sukses di rumah adat Betang milik Damang Batu selaku pengundang yang di hadiri oleh para Tokoh atau Pemimpin masyarakat suku Dayak dari seluruh Kalimantan.
.


Damang Batu saat itu menyanggupi untuk menjadi tuan rumah sekaligus menanggung biaya pertemuan yang direncanakan berlangsung selama 3 bulan tersebut. Karena semua yang hadir juga tahu bahwa Damang Batu memiliki wawasan yang luas tentang adat-istiadat yang ada di Kalimantan pada waktu itu, maka akhirnya semua yang hadir setuju.

Spoiler for Akhirnya dalam pertemuan pendahulun ini disepakati bahwa :
1. Pertemuan damai akan dilaksanakan di Lewu (kampung) Tumbang Anoi, yaitu di Betang tempat tinggalnya Damang Batu.
2. Diberikan waktu 6 bulan bagi Damang Batu untuk mempersiapkan acara.
3. Pertemuan itu akan berlangsung selama tiga bulan lamanya.
4. Undangan disampaikan melalui tokoh/kepala suku masing-masing daerah secara lisan sejak bubarnya rapat di Tumbang Kapuas.
5. Utusan yang akan menghadiri pertemuan damai itu haruslah tokoh atau kepala suku yang betul-betul menguasai adat-istiadat di daerahnya masing-masing.
6. Pertemuan Damai itu akan di mulai tepat pada tanggal 1 Januari 1894 dan akan berakhir pada tanggal 30 Maret 1894.


Tumbang Anoi menjadi tempat perdamaian sebelum abad 19 upaya-upaya perdamaian itu memang sudah mulai dilakukan oleh beberapa pihak. Rapat atau Pumpung di Tumbang Anoi memang di prakarsai oleh Belanda, dan dipilih desa tersebut mengingat letaknya yang berada di tengah-tengah, sehingga para undangan dari segala daerah dapat dengan mudah datang.

Selama lima bulan hingga akhir 1893, Damang Batu tak pernah menetap di desanya. Ia terus berkeliling ke desa lain untuk mengumpulkan makanan. Damang Batu juga menyiapkan 100 kerbau miliknya untuk makanan para undangan. Ia juga meminta masyarakat di Tumbang Anoi dan sekitarnya membangun pondok bagi tamu Undangan Rapat.

Pertemuan Damai (pun) akhirnya terlaksana pada 1 Januari 1894 hingga 30 Maret 1894, di Rumah Betang Damang Batu di Tumbang Anoi.
Spoiler for buka gan


Spoiler for dan menghasilkan:


1. Menghentikan permusuhan antar sub-suku Dayak yang lazim di sebut 3H Hakayou (saling mengayau), Hapunu (saling membunuh), dan Hatetek (saling memotong kepala) di Kalimantan (Borneo pada waktu itu).
2. Menghentikan sistem Jipen (hamba atau budak belian) dan membebaskan para Jipen dari segala keterikatannya dari Tempu (majikannya) sebagai layaknya kehidupan anggota masyarakat lainnya yang bebas.
3. Menggantikan wujud Jipen yang dari manusia dengan barang yang bisa di nilai seperti baanga (tempayan mahal atau tajau), halamaung, lalang, tanah / kebun atau lainnya.
4. Menyeragamkan dan memberlakukan Hukum Adat yang bersifat umum, seperti : bagi yang membunuh orang lain maka ia harus membayar Sahiring (sanksi adat) sesuai ketentuan yang berlaku. pada yang digunakan lawan*nya manu*sia.
5. Memutuskan agar setiap orang yang membunuh suku lain, ia harus membayar Sahiring sesuai dengan putusan sidang adat yang diketuai oleh Damang Batu. Semuanya itu harus di bayar langsung pada waktu itu juga, oleh pihak yang bersalah.
6. Menata dan memberlakukan adat istiadat secara khusus di masing-masing daerah, sesuai dengan kebiasaan dan tatanan kehidupan yang di anggap baik.


Pertemuan yang sangat bersejarah tersebut ternyata menghasilkan kesepakatan yang fenomenal, yakni menghilangkan kemungkinan perang antar suku dan sekaligus menghapus perbudakan dalam sistem tatanan adat suku dayak. Selain itu mereka juga berupaya untuk membentuk tatanan bersama yang diwujudkan dalam kesepakatan untuk menyeragamkan aturan dalam hukum adat yang sifatnya umum.
Spoiler for buka gan


Spoiler for catatan :sundulgans
-Sampai sekarang situs peninggalan perjanjian di Tumbang Anoi masih tersisa.Namun atas rekayasa pemerintah Belanda, pada saat itu tempat Perjanjian Tumbang Anoi yang berupa BETANG, dihancurkan oleh tentara belanda agar perjanjian di Tumbang Anoi di anggap tidak ada (katanya) . bahan bangunannya dipindahkan sebagian ke Kuala Kapuas, namun tidak dapat mengangkut semua materialnya karena terbuat dari batang ulin yang sangat dalam tertancap tanah, besar, berat serta medan yang panjang melalui sungai yang panjang untuk mengangkutnya.
-Tumbang Anoi adalah tempat bersejarah perjalanan masyarakat Dayak. Tumbang Anoi menjadi tempat rapat akbar untuk mengakhiri tradisi ”mengayau” pada tahun 1894. Kini, setelah satu abad berlalu, Tumbang Anoi tetap menjadi sumbu perdamaian bagi masyarakat Dayak di Kalimantan Tengah. Mengayau atau memenggal kepala musuh dalam perang antarsuku dahulu kala adalah salah satu kebiasaan sejumlah subsuku Dayak di daratan Kalimantan (kini terbagi menjadi wilayah Indonesia, Malaysia, dan Brunei) yang sangat ditakuti. Kadangkala, mengayau tidak hanya dilakukan dalam peperangan, tetapi juga ketika merampok, mencuri, atau menduduki wilayah subsuku lain.
Sebelum disepakati untuk dihentikan, mengayau makin membudaya karena semakin banyak kepala musuh yang dipenggal (dibuktikan dengan banyaknya tengkorak musuh di rumahnya), seorang lelaki semakin disegani. Bahkan, perselisihan antarsuku terus berlanjut karena masing-masing suku membalas dendam. Perselisihan berkepanjangan itu membuat Residen Belanda di Kalimantan Tenggara yang kini meliputi wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan merasa tidak aman.
-Dalam bukunya, Pakat Dayak, KMA M Usop menuturkan, Brus, Residen Belanda Wilayah Kalimantan Tenggara, pada Juni 1893 mengundang semua kepala suku yang terlibat sengketa ke Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah, untuk membicarakan upaya perdamaian.
-Dalam pertemuan itu disepakati, harus digelar pertemuan lanjutan yang melibatkan seluruh suku Dayak di Borneo untuk membahas berbagai persoalan yang menjadi akar perselisihan. Namun, menggelar pertemuan lanjutan itu bukan pekerjaan mudah. Ketika itu, akses antarwilayah masih mengandalkan sungai.
-Satu-satunya kepala suku yang mengajukan diri untuk menjadi tuan rumah pertemuan akbar itu adalah Damang Batu, salah satu kepala suku Dayak Ot Danum di Tumbang Anoi. Sepulang dari Kuala Kapuas, Damang Batu yang ketika itu berumur 73 tahun langsung memulai pekerjaan besarnya menyiapkan tempat dan logistik.
-Selama lima bulan hingga akhir 1893, Damang Batu tak pernah menetap di desanya. Ia terus berkeliling ke desa lain untuk mengumpulkan makan an. Ada cerita lain yang menyebutkan, Damang Batu juga menyiapkan 100 kerbau miliknya untuk makan an para undangan. Ia juga meminta masyarakat di Tumbang Anoi dan sekitarnya membangun pondok bagi tamu undangan rapat.
-Damang Batu jugalah yang menyebarkan undangan rapat secara berantai kepada kepala suku-kepala suku di daratan Kalimantan.
Sebanyak 152 suku diundang ke Tumbang Anoi. Dalam rapat yang digelar selama dua bulan sejak 22 Mei hingga 24 Juli 1894 itu, sekitar 1.000 orang hadir. Mereka dari suku-suku Dayak dan sejumlah pejabat kolonial Belanda wilayah Borneo. Usop juga mencatat, sedikitnya 50 kerbau, 50 sapi, dan 50 babi, serta bahan makan an lain seperti beras dan ubi kayu disediakan untuk konsumsi mereka yang hadir ketika itu.
Selain mengakhiri tradisi pengayauan, rapat akbar itu juga menyepakati beberapa keputusan penting, di antaranya menghentikan perbudakan dan menjalankan hukum adat Dayak.
-Dalam catatan sejarah yang ditulis Usop, rapat di Tumbang Anoi itu juga membahas sekitar 300 perkara. Sebanyak 233 perkara dapat diselesaikan, 24 perkara ditolak karena kedaluwarsa atau sudah lebih dari 30 tahun, dan 57 ditolak karena kekurangan bukti.


sumber: http://esterkusumanegara.blogspot.co...bang-anoi.html
http://kulturdayak.blogspot.com/p/pe...bang-anoi.html
http://gerdayakjakarta.blogspot.com/...bang-anoi.html
http://humabetang.web.id/dayak/sejar...bang-anoi-1894
google.com Sebanyak 152 Suku telah Hadir di Tumbang Anoi, dalam Rapat yang berlangsung selama 2 bulan sejak 22 Mei hingga 24 Juli 1894 itu, sekitar 1.000 orang hadir. Mereka terdiri dari Kepala Suku-Suku Dayak dan sejumlah Pejabat Kolonial Belanda wilayah Borneo.
Spoiler for Nama-nama yang Hadir dalam Pertemuan tersebut sebagaimana Catatan Damang Pijar, Kepala Adat Kahayan Hulu, adalah sebagai berikut:
Pejabat Kolonial Belanda
1. Asisten Residen Hoky dari Banjarmasin
2. Kapten Christofel dari Kuala Kapuas
3. Letnan Arnold dari Kuala Kapuas
4. Raden Johannes Bangas dari K. Kapuas
5. Jaksa Sahabu dari Kuala Kapuas
6. Tamanggung Dese dari Kuala Kapuas
7. Juragan Tumbang dari Kuala Kapuas

Sungai Barito (Kalimantan Tengah)
8. Suta Nagara, Telang
9. Tamanggung Jaya Karti, Buntok
10. Tamanggung Sura, Buntok
11. Mangku Sari, Tumbang Teweh
12. Tamanggung Surapati, Siang
13. Tamanggung Awan, Saripoi
14. Tamanggung Udan, Nyarung Uhing
15. Jaga Beruk, Tumbang Kunyi
16. .Raden Sahidar, Tumbang Jelay
17. .H. Bamin, Tumbang Jelay
18. Tamanggung Hadangan, Tumbang Likoi
19. Tamanggung Lenjung, Tumbang Lahei
20. H. Bahir, Tumbang Lahung
21. H. Halip, Tumbang Lahung

Sungai Mahakam (Kalimantan Timur)
22. Bang Ijuk, Batu Salak
23. kimpoig Irang, Batu salak
24. Bang Lawing, Batu salak
25. Taman Lasak, Tumbang Pahangei
26. Juk Bang, Tumbang Pahangei
27. Juk Lai, Tumbang Pahangei
28. H. Burit, Samarinda
29. Taman Jejet, Long Iram
30. Taman Kuling, Kenyahulu
31. Hang Lasan, Tumbang Nawang
32. Barau Lulung, Tumbang Pahangei

Sungai Kapuas (Kalimantan Tengah)
33. Damang Ujang, Pujon
34. Tamanggung Tukei, Tumabang Bukoi
35. Damang Suling, Tumbang Tihis
36. Damang Jungan, Tumbang Bukoi
37. Damang Pilip, Tumbang Rujak
38. Temanggung Tewung, Tumbang Sirat
39. Damang Antis, Taran
40. Jaga Ajun, Tumbang Tampang
41. Tamanggung Jahit, Danau Tarung
42. Tamanggung Tiung, Tumbang Tarang
43. Siang Irang, Bulau Ngandung
44. Raden Timbang, Tumbang Tihis
45. Damang Rahu, Tumbang Tihis

Sungai Kahayan (Kalimantan Tengah)
46. Damang Rambang, Pangkoh
47. Singa Rawe, Petak Bahandang
48. Ngabeh Suka, Pahandut
49. Tamanggung lawak, Bukit Rawi
50. Jaga Kamis, Bawan
51. Damang Sawang, Pahawan
52. Tundan, Guha
53. Dambung Tahunjung, Sepang Simin
54. Dambung Turung, Tuyun
55. Jaga Saki, Luwuk Sungkai
56. Kiai Nusa, Tumbang Hakau
57. Singa Laju, Hurung Bunut
58. Singa Mantir, Tewang Pajangan
59. Raden Binti, Tampang
60. Mangku Tarung, Tampang
61. Tamanggung Tuwan, Kuala Kurun
62. Singa Ranjau, Kuala Kurun
63. Ngabe Hanjung, Tumbang Manyangan
64. Damang Murai, Tewah
65. Dambung Nyaring, Tewah
66. Singa Mantir, Kasintu
67. Singa Antang, Batu Nyiwuh

68. Tamanggung Tawa, Tumbang Habaon
69. Tembak, Tumbang Hanbaon
70. Damang Sangkurun, Kuala Kurun
71. Damang Kacu, Datah Pacan
72. Mangku Saman, Tumbang Marikoi
73. Singa Saing, Tumbang Marikoi
74. Bahau, Tumbang Marikoi
75. Singa Ringin, Tumbang Maraya
76. Mangku Rambung, Lawang Kanji
77. Akin, Lawang Kanji
78. Mangku Rambung, Tumbang Rambangun
79. Damang Batu, Tumbang Anoi
80. Dambung Karati, Tumbang Anoi
81. Dambung Sanduh, Lawang Dahorang
82. Singa Dohong, Tumbang Mahorai
83. Raden Pulang, Tumbang Mahorai

Sungai Miri - Hamputung (KalTeng)
84. Dambung Odong, Tumbang Miri
85. Dambung Saiman, Sungai Hurus
86. Singa Kenting, Tumbang Korik
87. Jaga Jalan, Tumbang Korik,
88. Tamanggung Paron, Tumbang Sonang
89. Damang Kawi, Tumbang Sonang
90. Tamanggung Pandung, Tumbang Musang
91. Damang Teweh, Tumbang Pikot
92. Damang Patak, Tumbang Hujanoi
93. Mangku Turung, Mangkuhung
94. Dambung Besin, Tumbang Manyei
95. Singa Tukan, Tumbang Masukih
96. Singa Dengen, Harueu
97. Damang Jinan, Tumbang Manyoi

Sungai Rungan, dan Manuhing (KalTeng)
98. Damang Singa Rangan, Tumbang Malahoi,
99. Singa Ringka, Tumbang Malahoi
100. Damang Bakal, Manuhing
101. Tamanggung Hening, Manuhing

Sungai Katingan,Samba, Seruyan, Kalang, Sanamang (Kalimantan Tengah)
102. Damang Anggen
103. Dambung Rahu, Talunei
104. Damang Sindi, Lahang
105. Damang Bundan, Tumbang Sanamang
106. Raden Runjang, Tumbang Panei
107. Dambung Panganen, Tumbang Panei
108. Raden Tinggi, Balai Behe
109. Tamanggung Penyang, Tumbang Bemban
110. Tamanggung Rangka, Tumbang Sanamang
111. Tamanggung Tumbun, Rantau Pulut
112. Damang Jungan, Tumbang Kalanti
113. Singa Antang Kalang, Tumbang Gagu
114. Tamanggung Johan, Tumbang Manggu
115. Damang Awat, Tumbang Basain
116. Tamanggung Bahe, Rantau Tapang
117. Raden Maung, Tumbang Hangei
118. Tamanggung Luhing, Tumbang Atei

Kalimantan Barat
119. Condrohur, Tumbang Jinuh
120. H. Mansyur, Tumbang Jinuh
121. Tamanggung Bungai, Tumbang Ela
122. Marta Jani, Nasa Jinuh
123. Kiai Saleh, Manukung
124. Raden Adong, Manukung
125. Raden Paku, Manukung
126. H.Mas Maruden, Sakasa

Sungai Serawai, Serawak (Kalimantan Utara
127. Raden Lang Laut, S. Sarawai
128. Raden Bundung, Tuntama, S.Serawai
129. Raden-Singa Luwu, Malakan, S. Serawai
130. Raden Damang Bewe, Mantonai, S. Serawai
131. Tamanggung Singa Nagara, Tumbang Nyangai, S. Serawai
132. Tamanggung Mangan, Batu Saban, S. Serawai
133. Tamanggung Tingai, Punan Mandalan, S. Serawai
134. Tam Juhan, Tumbang Karamei, S Serawai
135. Tam Dulah, Tumbang Balimbing, S. Serawak
136. Tam Sarang, Mondai, S. Serawai.

Dari Sumber Lain :

Utusan Kalimantan Selatan
- Kerajaan Banjar Kayu Tangi oleh Pangeran Hidayatullah di kirim utusan khusus
sebanyak 3 (tiga) orang.

Utusan Kalimantan Barat
- Utusan dari Kesultanan KalBar : Raden Mas Brata Kusuma Jaya.
- Utusan dari Kolonial Belanda kedudukan di Nanga Pinuh di hadiri oleh Controleur C.W.Aernout.

Utusan dari Kalimantan Timur :
1. Ketua : Bang Cuk Lui (Suku Dayak Kenyah)
2. Wakil Ketua : Bang Lawing
3. Anggota : Taman Jajit, Taman Kuling Haji Burit
4. Haji Bamin (Utusan Kutai)

Sungai Kapuas
1. Damang Anum Jayakersa (Pulau Petak)
2. Raden Huda Jaya Pati Rapat (Muara Kuatan).
  

Kamis, 26 Februari 2015

Fungsi Terbilang, Merubah Angka Jadi Huruf di Excel

Fungsi Terbilang, Merubah Angka Jadi Huruf di Excel



Fungsi terbilang, merubah angka menjadi huruf atau tulisan text di microsoft excel. Secara default, microsoft excel memang tidak menyertakan fungsi terbilang sehingga kita tidak dapat merubah angka menjadi huruf. Tapi jangan khawatir, kita bisa menambahkan fungsi tersebut dengan beberapa cara seperti membuat kodenya sendiri dengan mengunakan Visual Basic Application (VBA) atau memanfaatkan berbagai add-in yang sudah disiapkan oleh para master excel.

Cara yang paling mudah untuk convert angka ke huruf adalah dengan menginstal add-in. Di sini kami  telah menyiapkan sebuah add-in bernama Terbilang yang mempunyai kemampuan merubah angka-angka menjadi huruf. Termasuk ketika ingin merubah nominal rupiah menjadi kalimat. Semisal 250.000 menjadi dua ratus lima puluh ribu rupiah, atau 87,56 menjadi delapan puluh tujuh koma lima puluh enam, dan lain sebagainya.
Untuk menggunakan add-in terbilang ini, silakan download dulu DI SINI (12 kb)
Setelah didownload silakan ekstrak dan kemudian instal add ini dengan langkah-langkah di bawah ini :
Pada Microsoft Excel 2007 langkah-langkah instalasi (pemasangan) plugin terbilang adalah sebagai berikut:

  1. Buka Microsoft Excel
  2. Klik "Office Button" (tombol yang bulat di pojok kiri atas ) lalu pilih "Excel Options"
  3. Pilih "Trust Centre" kemudian klik "Trust Centre Settings"lalu "Macro Settings"
  4. Pada Macro settings pilih "Enable All Macro" kemudian klik "OK"
  5. Klik Menu Add-Ins (Di atas True Center), lalu klik "Go" (di bagian bawah)
  6. Keluar jendela "Add in", klik "Browse"
  7. Muncul jendela "Browse", Temukan (cari) di mana file terbilang.xla yang sudah di download sebelumnya, disimpan, jika sudah, klik file terbilang.xla dan klik "Open"
  8. Aktifkan (centang) "terbilang" pada daftar add-in
  9. Klik "OK" 
Kini add in terbilang siap digunakan untuk merubah angka menjadi huruf.

Pada Microsoft Excel 2003 langkah-langkah instalasi (pemasangan) plugin terbilang adalah sebagai berikut:
  1. Buka Excel.
  2. Masuk ke "Tools" >> lalu "Macro" >> dan "Security"
  3. Pilih "Low" kemudian klik "OK"
  4. Masuk ke "Tools" >> "Add-ins" >> "Browse"
  5. Arahkan ke file terbilang.xla yang sudah di download sebelumnya
  6. Aktifkan (centang) terbilang pada daftar add-in
  7. Klik OK dan siap digunakan

Menggunakan Add in Terbilang

Untuk menggunakan fungsi terbilang ini cukup gampang, caranya adalah:
  • Ketikkan angka yang hendak dirubah menjadi huruf pada salah satu sel (semisal menulis angka 250 pada cell "B4")
  • Pada cell lain tuliskan rumus:
  • =terbilang(B4) akan menghasilkan kata dua ratus lima puluh
  • =terbilang(B4)&” rupiah” akan menghasikan kata dua ratus lima puluh rupiah
  • =proper(terbilang(B4)) akan menghasilkan kata Dua Ratus Lima Puluh
  • =upper(terbilang(B4)) akan menghasilkan kata DUA RATUS LIMA PULUH
  • =proper(terbilang(B4)&” rupiah”) akan menghasilkan kata Dua Ratus Lima Puluh Rupiah
  • =upper(terbilang(B4)&” rupiah”) akan menghasilkan kata DUA RATUS LIMA PULUH RUPIAH
  • Kata "rupiah" bisa diganti dengan kata yang lain sesukanya semisal "unit", "dolar" dll.
  • Untuk angka desimal (dengan koma) semisal 78,50 otomatis tertulis "tujuh puluh delapan koma lima puluh
Terimakasih Semoga Bermanfaat.....................

Kamis, 24 April 2014

Celine Dion

Celine Dion
Céline Dion 2012.jpg
Dion November 2012
Latar belakang
Nama lahir Céline Marie Claudette Dion
Lahir 30 Maret 1968 (umur 46)
Bendera Quebec Charlemagne, Quebec
Asal Bendera Kanada Montreal, Quebec, Kanada
Genre Pop, rock
Pekerjaan Penyanyi, penulis lagu
Tahun aktif 1980 – sekarang
Label 550 Music/Epic/SME Records (1986–2004)
Epic/SBMG Records (2004–2007)
SBMG Records/Columbia [2007-sekarang]
Situs web Celine Dion
Céline Marie Claudette Dion (lahir di Charlemagne, Quebec, Kanada, 30 Maret 1968; umur 46 tahun) atau lebih dikenal dengan Celine Dion adalah seorang penyanyi dan diva pop dunia berkebangsaan Kanada. Ia memulai debutnya di industri rekaman pada tahun 1981 sebagai penyanyi berbahasa Perancis, di bawah bimbingan René Angélil, yang kemudian menjadi suaminya sampai sekarang.[1] Ia pun kemudian menjadi penyanyi terkenal di negara-negara berbahasa Perancis. Pada tahun 1990, Celine mulai merilis album berbahasa Inggris pertamanya, Unison yang melejitkan namanya di Amerika Utara dan di seluruh dunia.[2] Sepanjang dekade 1990-an, Celine meraih kesuksesan di seluruh dunia dengan sejumlah album dalam bahasa Inggris dan Perancis, menjadikannya salah satu artis tersukses dalam sejarah musik pop.[3][4]
Dion pertama kali mendapat pengakuan internasional pada tahun 1980 dengan memenangkan Festival Musik Yamaha 1982 dan Kontes Lagu Eurovision 1988, dimana dia mewakili Swiss.[5][6] Setelah mengeluarkan serangkaian album Perancis pada awal tahun 1980-an, dia menandatangani kontrak untuk CBS Records pada tahun 1986. Selama tahun 1990-an, dengan bantuan Angélil, dia mencapai ketenaran di seluruh dunia setelah penandatanganan kontrak dengan Epic Records dan merilis beberapa album berbahasa Inggris bersama dengan tambahan album berbahasa Perancis serta mendapat predikat sebagai salah satu artis yang paling sukses dalam sejarah musik pop.[7][8] Namun, di puncak kesuksesannya pada tahun 1999, Dion mengumumkan untuk absen dari panggung hiburan untuk memulai sebuah keluarga baru dan menghabiskan waktu dengan suaminya, yang telah didiagnosa dengan penyakit kanker.[8][9]Dia kembali ke puncak musik pop pada tahun 2002 dan menandatangani kontrak 3 tahun untuk tampil setiap malam di teater pertunjukan bintang lima di Colosseum di Caesars Palace, Paradise, Nevada.[10][11][12]
Dion telah dipengaruhi oleh genre musik mulai dari rock dan R&B sampai gospel dan klasik. Rekaman utama musik nya di Perancis dan Inggris, meskipun dia juga bernyanyi dalam bahasa Spanyol, Italia, Jerman, Latin, Jepang dan Mandarin Cina. Meskipun perilisannya sering mendapat kritis, dia dikenal karena mempunyai vokal yang kuat.[13][14][15] Dion telah memenangkan lima Grammy Awards, termasuk Album Terbaik Tahunan untuk Falling Into You dan Rekaman Terbaik Tahunan untuk "My Heart Will Go On".[16] Dia adalah artis Kanada dengan penjualan terbaik sepanjang masa,[17][18] artis wanita kedua yang paling laris di Amerika Serikat selama era Nielsen SoundScan, dengan albumnya Falling Into You dan Let's Talk About Love keduanya mendapatkan Berlian bersertifikat di Amerika Serikat,[19][20] dan merupakan satu-satunya artis wanita yang memiliki dua singel dengan penjualan lebih dari satu juta kopi di Inggris.[21] Selain itu, album tahun 1995 D'eux, merupakan album berbahasa Perancis dengan penjualan terlaris sepanjang masa.[22] Pada tahun 2004, setelah melampaui 175 juta dalam penjualan album di seluruh dunia, dia menyampaikan di Chopard Diamond Award pada World Music Awards untuk menjadi artis wanita terlaris sepanjang masa.[23][24] Menurut Sony Music Entertainment, Dion telah menjual lebih dari 220 juta album di seluruh dunia.[25] Dia tetap menjadi salah satu dari tiga artis Kanada yang telah mencapai daftar artis musik terlaris di dunia, bersama dengan Bryan Adams dan Shania Twain.


Masa kecil dan awal karier

Céline Dion dilahirkan di kota kecil Charlemagne, Quebec, Kanada. Anak bungsu dari 14 saudara dari pasangan Adhémar Dion dan Thérèse Tanguay, keturunan Perancis-Kanada,[26] Dion dibesarkan sebagai seorang Katolik Roma dalam kemiskinan, tetapi atas keinginan sendiri, dia sangat senang mempunyai sebuah rumah di Charlemagne.[8][27] Musik selalu menjadi bagian dari keluarga (Dion diberi nama setelah lagu berjudul Céline, direkam oleh penyanyi asal Perancis Hugues Aufray dua tahun sebelum kelahirannya [28]). Pada 13 Agustus 1973, (pada usia lima tahun) Céline membuat penampilan publik pertama di pernikahan kakaknya Michel, di mana dia menyanyikan lagu Christine Charbonneau [29] Du fil des aiguilles et du coton.[30] Setelah itu, dia terus tampil dengan saudara-saudaranya di piano bar kecil milik orangtuanya yang sering disebut Le Vieux Baril. Sejak usia dini Dion telah bermimpi menjadi seorang penyanyi.[13] In a 1994 interview with People magazine, she recalled, "I missed my family and my home, but I don't regret having lost my adolescence. I had one dream: I wanted to be a singer."[31]

Dion pada usia 18 tahun
Pada usia 12 tahun, Dion berkolaborasi dengan ibu dan kakaknya Jacques untuk menulis lagu pertamanya, "Ce n'était qu'un rêve" ("Apakah Ini Hanya Mimpi").[27] Kakaknya Michel Dondalinger Dion mengirim rekamannya ke manajer musik René Angélil, yang namanya dia temukan di belakang album Ginette Reno.[32] Angélil meneteskan air mata mendengarkan suara Dion, dan memutuskan untuk membuat dia jadi bintang.[27] Pada tahun 1981, dia menggadaikan rumahnya untuk membiayai rekaman album pertamanya, La voix du bon Dieu ("Suara Tuhan"), yang menjadi album lokal nomor 1 dan membuat Dion menjadi seorang bintang di Quebec. Popularitasnya semakin menanjak saat menjuarai Festival Lagu Populer Dunia Yamaha 1982 di Tokyo, Jepang, dan memenangkan penghargaan musisi untuk "Performer Terbaik" serta medali emas untuk "Lagu Terbaik" pada "Tellement j'ai d'amour pour toi" ("Aku Memilik Banyak Cinta Untukmu").[32]
Pada tahun 1983, selain menjadi artis Kanada pertama yang menerima rekaman emas di Perancis untuk singel "D'amour ou d'amitié" ("Cinta atau Persahabatan"), Dion juga telah memenangkan beberapa Félix Award, termasuk "Performer Wanita Terbaik" dan "Penemuan Tahunan".[32][33] Kesuksesan berlanjut di Eropa, Asia, dan Australia ketika Dion mewakili Swiss pada Kontes Lagu Eurovision 1988 dengan lagu Ne partez pas sans moi (Jangan Pergi Tanpa Aku) dan memenangkan kontes di Dublin, Irlandia.[34] Namun, keberhasilan di Amerika belum dia dapatkan, karena pada saat itu secara eksklusif dia adalah seorang artis berbahasa Perancis.[35] Pada umur delapan belas tahun, setelah melihat perdorma Michael Jackson, Dion mengatakan kepada Angélil bahwa dia ingin menjadi seorang bintang seperti Jackson.[36] Meskipun percaya diri dalam bakatnya, Angélil menyadari bahwa citranya perlu diubah agar dirinya bisa dipasarkan di seluruh dunia.[27] Dion surut dari sorotan selama beberapa bulan, di mana ia menjalani operasi gigi untuk memperbaiki penampilannya, dan dikirim ke École Berlitz pada tahun 1989 untuk memoles bahasa Inggris-nya.[37]
Pada tahun 1989, saat konser di Incognito Tour, Dion mengalami cedera pada suaranya. Dia berkonsultasi dengan ahli otorhinolaringologis William Gould.[38][39] Dia memberinya ultimatum: menjalani operasi pita suara, atau tidak bisa menggunakannya sama sekali selama tiga minggu.[38] Dion memilih untuk pelatihan vokal terakhir dan menjalaninya bersama William Riley.[38][38][39][39]

Menerobos industri musik internasional (1990-1995)

Pada tahun 1990, Dion melancarkan album berbahasa Inggris pertamanya, Unison.[1] Untuk album pertamanya ini Dion dibantu oleh banyak musisi terkenal termasuk Vito Luprano dan David Foster.[40] Ia pun seketika menjadi pendatang baru bersinar di Amerika, Eropa, dan Asia. Album ini menelurkan singel "Where Does My Heart Beat Now" yang berhasil mencapai Top 5 di tangga lagu Billboard Hot 100. Dion benar-benar mencapai popularitasnya di kancah internasional setelah berduet dengan Peabo Bryson dalam soundtrack film Disney, Beauty and the Beast (1991).[41] Lagu ini berhasil memenangkan kategori "Best Song" di Academy Awards dan "Best Pop Performance by a Duo or Group with Vocal" di ajang Grammy Awards.[40]
Celine merilis album keduanya bertajuk Celine Dion pada tahun 1992. Selain "Beauty and the Beast", album ini memuat singel "If You Asked Me To" yang mencapai posisi 4 di Billboard Hot 100. Album ini meraih banyak penghargaan dan mengantarkan Dion menjadi penyanyi terkenal ke seluruh dunia. Sayangnya, di tengah kesuksesannya, Celine mendapat kritikan dari penggemarnya yang berbahasa Perancis karena merasa diabaikan.[40][42] Di saat memenangkan Felix Awards sebagai "English Artist of the Year", Dion pun terang-terangan menolak penghargaan tersebut dan menyatakan bahwa ia adalah seorang artis Perancis dan akan selalu menjadi artis Perancis.[2][43]
Pada tahun 1993, Dion meluncurkan album The Colour of My Love yang fokus pada percintaan.[44] Album ini pun melejit menjadi album top di seluruh dunia. Album ini melahirkan singel-singel nomor 1 pertama Dion: "The Power of Love" (Amerika Serikat, Kanada, dan Australia), "Think Twice" (Britania Raya), dan "To Love You More" (Jepang). Album ini berhasil terjual lebih dari 20 juta keping di seluruh dunia. Celine kemudian mendapat penghargaan "World’s Best-selling Canadian Female Recording Artist of the Year" pada World Music Awards 1996.
Dion tidak melupakan bahasa ibunya, pada tahun 1991, ia merilis album Dion chante Plamondon yang sebagian besar diisi lagu-lagu daur ulang. Album Deux yang dirilis pada tahun 1995, merupakan album berbahasa Perancis tersukses Celine. Album ini sukses terjual lebih dari 7,5 juta keping dan merupakan album berbahasa Perancis terlaris sepanjang masa.[45] Di Perancis saja, album ini terjual sebanyak 4 juta kopi dan bercokol di puncak tangga album Perancis selama 44 minggu dan berada selama 2,5 tahun di tangga album tersebut. Album ini juga meraih kesuksesan di beberapa negara non-bahasa Perancis, termasuk Britania Raya.

Puncak popularitas di seluruh dunia (1996-1999)

Paruh akhir dekade 1990-an merupakan puncak popularitas Celine Dion di seluruh dunia. Di era ini Dion merilis 3 buah album berbahasa Inggris yang menjadi album-album tersuksesnya. Dimulai pada tahun 1996, Dion merilis album Falling into You. Album ini berhasil mencapai posisi satu di banyak negara dan merupakan salah satu album terlaris di dunia dengan penjualan lebih dari 32 juta keping. Album ini menelurkan hits nomor 1 berjudul "Because You Loved Me". Album ini memenangkan 2 kategori di Grammy Awards, yaitu sebagai "Best Pop Album" dan "Album of the Year".
Setahun berikutnya, album Let's Talk About Love dilepas ke pasaran. Album in terjual lebih dari 31 juta kopi di seluruh dunia dengan penjualan lebih dari 1 juta kopi di Kanada, Perancis, Jerman, Italia, Jepang, Britania Raya, dan Amerika Serikat. Di Amerika Serikat bahkan mendapat sertifikasi Diamond dengan penjualan 10.550.000 juta keping. Album ini melahirkan hits "My Heart Will Go On", yang menjadi lagu tema film blockbuster, Titanic. Singel ini mencapai posisi nomor 1 di banyak tangga lagu di seluruh belahan dunia dan menjadi singel tersukses Dion sampai saat ini. Dengan "My Heart Will Go On", Celine berhasil memenangkan Grammy Awards untuk kategori "Best Female Pop Vocal Performance" dan "Record of the Year".
Album Natal bertajuk These Are Special Times dirilis pada tahun 1999 lagi-lagi menjadi album sukses. Album ini merupakan salah satu album rohani terlaris sepanjang sejarah dengan penjualan lebih dari 11,5 juta keping. Singel dari album ini "I'm Your Angel" (duet dengan R. Kelly) menjadi singel nomor 1 keempat Dion di Amerika Serikat.
Status Celine sebagai salah satu diva terbesar semakin kuat saat ia diminta untuk tampil di acara VH1, Divas Live spesial tahun 1998. Pada tahun yang sama, Celine menerima 2 penghargaan tertinggi dari negara asalnya: "Officer of the Order of Canada for Outstanding Contribution to the World of Contemporary Music" serta "Officer of the National Order of Quebec". Tahun berikutnya, Celine menerima sebuah bintang di Canada's Walk of Fame atas kontribusinya dalam dunia hiburan.

Istirahat total dan kembali ke dunia musik (2000-sekarang)

Hingga akhir dekade 1990-an, Dion telah berhasil menjual lebih dari 100 juta album di seluruh dunia.[3] Setelah merilis kompilasi lagu-lagu terbaiknya sepanjang 1990-an bertajuk All the Way… A Decade of Song, Celine memutuskan untuk istirahat total dari dunia hiburan untuk meluangkan lebih banyak waktu untuk hidupnya dan merawat sang suami yang didiagnosis kanker tenggorokan.[4] Dion kemudian melahirkan anak pertamanya, René-Charles pada tahun 2001.
Setelah 3 tahun menghilang dari dunia musik, Celine Dion akhrinya kembali dengan album bertajuk A New Day Has Come. Album ini langsung melejit ke posisi 1 di tangga album Billboard 200 dan terjual sebanyak 558.000 keping di minggu pertamanya di Amerika. Total penjualan album ini di seluruh dunia mencapai lebih dari 9,5 juta keping.
Sementara untuk album berbahasa Perancis, Dion menandai kembalinya dengan album 1 fille & 4 types pada tahun 2003. Album ini mereguk sukses di Kanada, Perancis, dan Belgia. Di Perancis, album ini meriah sertifikasi 2x Platinum dengan penjualan 700.000 keping.
Hingga tahun 2004, Celine telah berhasil menjual lebih 175 juta album di seluruh Dunia. Ia kemudian menerima Chopard Diamond award pada World Music Awards 2004 dan dinobatkan sebagai artis wanita terlaris sepanjang masa. Pada tahun yang sama Celine menerima sebuah bintang di Hollywood Walk of Fame.
Pada tahun 2007, Sony BMG mengumumkan bahwa total penjualan album Celine Dion telah mencapai lebih dari 200 juta keping di seluruh dunia. Pada tahun ini, Celine merilis album berbahasa Inggris bertajuk Taking Chances dan album berbahasa Perancis bertajuk D'elles.

Kehidupan pribadi

Sejak tahun 1992, Dion mulai menjalin hubungan dengan manajernya, René Angélil, meskipun usia mereka terpaut 26 tahun. Hubungan ini awalnya mereka rahasiakan dari publik karena takut dianggap ganjil.[46] Hubungan ini mulai diketahui publik saat Dion merilis album The Colour of My Love pada tahun 1993.[40] Mereka kemudian menikah pada Desember 1994 dan disiarkan langsung di televisi Kanada.
Pada 25 Januari 2001, saat istirahat total dari dunia hiburan, Dion melahirkan anak pertamanya, René-Charles.

Keartisan dan citra

Dion merupakan salah satu diva pop dunia yang sangat dikenal akan teknik dan kemampuan vokalnya. Ia sering dibanding-bandingkan dengan 2 diva lainnya, Mariah Carey dan Whitney Houston. Suaranya sering disebut sebagai salah satu suara paling berpengaruh dalam dunia musik pop. Ia memiliki suara berjenis sopran dengan jangkauan 3 oktaf yang kuat dan panjang. Majalah Cove meletakkan Celine di posisi 4 dalam daftar "100 Vokalis Pop Terkemuka".

Diskografi

Album berbahasa Inggris

Album berbahasa Perancis

  • La voix du bon Dieu (1981)
  • Céline Dion chante Noël (1981)
  • Tellement j'ai d'amour... (1982)
  • Les chemins de ma maison (1983)
  • Chants et contes de Noël (1983)
  • Mélanie (1984)
  • C'est pour toi (1985)
  • Incognito (1987)
  • Dion chante Plamondon (1991)
  • D'eux (1995)
  • S'il suffisait d'aimer (1998)
  • 1 fille & 4 types (2003)
  • D'elles (2007)
  • Sans Attendre (2012)

Singel

Referensi

  1. ^ a b Celine Dion Biography. "Canoe Jam!". Diakses 13 September 2007.
  2. ^ a b "The Canadian Encyclopedia". Céline Dion Biography. Diakses 14 Juli 2006.
  3. ^ a b [Taylor, Chuck. "Epic/550's Dion offers Hits." Billboard. November 6, 1999, p. 1.
  4. ^ a b "The Ultimate Diva". CNN. 22 Oktober 2002. Diakses 13 September 2007.
  5. ^ Bliss, Karen (March 1, 2004). "25 years of Canadian artists". Canadian Musician  – via HighBeam Research (perlu langganan). Diakses 9 February 2014.
  6. ^ "Eurovision Song Contest 1988". Eurovision Song Contest. European Broadcasting Union. Diakses 9 February 2014.
  7. ^ Taylor, Chuck (6 November 1999). "Epic/550's Dion offers Hits". Billboard. hlm. 1.
  8. ^ a b c "The 'ultimate diva'". People in the News. CNN. 22 October 2002. Diakses 25 September 2013.
  9. ^ Celine Dion. "Interview with Celine Dion." Peter Nansbridge. The National. With Alison Smith. CBC-TV. 28 March 2002. Transcript.
  10. ^ Helligar, Jeremy (31 March 2003). "Céline Dion livin' la vida Vegas!". Us: 56.
  11. ^ "Celine Dion Releases 1st CD Since 1997". (15 April 2002). Digital Journal Retrieved (12 October 2009)
  12. ^ Hilburn, Robert (April 11, 2002). "Ashanti Displaces Dion at Top". Los Angeles Times. Diakses 9 February 2014.
  13. ^ a b Alexander, Charles P. (7 March 2004). "The Power of Celine Dion". Time. Diakses 25 September 2013. (perlu mendaftar)
  14. ^ Gardner, Elysa (16 November 1997). "Review: Falling Into You". Los Angeles Times: 68.
  15. ^ "Cove Magazine". The 100 Outstanding Pop Vocalists. Diakses 29 August 2006.
  16. ^ "Past Winners Search (Celine Dion)". Grammy.com. Diakses 15 October 2013.
  17. ^ "Dion Named All-time Best-selling Canadian Act". (6 January 2000). Allbusiness. Retrieved 12 October 2009.
  18. ^ Learn, Josh "High Fidelity: Top Selling Canadian Artists". The Brock Press. Retrieved 12 October 2009.
  19. ^ Trust, Gary (2 June 2010). "20/20 'Vision': Mariah Marks Milestone". Billboard. Diakses 25 September 2013.
  20. ^ "Ask Billboard: Battle of the Divas, Round 3". Billboard. Diakses 27 June 2013.
  21. ^ Featured Artists Celine Dion Official Charts Company. Retrieved 3 October 2010.
  22. ^ "The real Céline: Céline Dion’s new French album shows her personal side" 29 May 2007. CBC. Retrieved 12 October 2009.
  23. ^ Celine Dion honoured by World Music Awards Canada.com Retrieved 1 December 2010
  24. ^ World Music Awards to honor Celine Dion CTV News Retrieved 1 December 2010
  25. ^ "Celine Dion's acclaimed new studio album available today, November 5". Reuters. 5 November 2013. Diakses 13 November 2013.
  26. ^ http://www.perche-quebec.com/files/celine/individus/celine_en.htm," Céline Dion. from the Perche to Las Vegas".
  27. ^ a b c d "Profiles of Celine Dion, Enrique Iglesias, Moby." Paula Zahn, Charles Molineaux, Gail O'Neill. People in the News. 18 May 2002. Transcript.
  28. ^ Germain, Georges-Herbert (1998). Céline: The Authorized Biography. translated by David Homel and Fred Reed. Dundurn Press. hlm. 16. ISBN 1-55002-318-7.
  29. ^ "Portrait of a Star French Site, Céline Dion Biography, (Céline Dion, Du fil des aiguilles et du coton, a song by Christine Charbonneau)",
  30. ^ http://disneyparis21.wordpress.com/2011/11/24/celine-ma-vie/," Céline Dion. Ma vie, French Biography. Du fil des aiguilles et du coton, by Christine Charbonneau".
  31. ^ Sanz, Cynthia (13 June 1994). "North Star". People. Diakses 10 February 2012.
  32. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama Jam
  33. ^ "Celine Dion Biography." The Biography Channel. 13 September 2007.
  34. ^ O'Connor, John Kennedy (2 April 2007). The Eurovision Song Contest — The Official History. UK: Carlton Books. ISBN 978-1-84442-994-3.
  35. ^ Alexander, Charles P. "The Arts & Media/Music: At Age Five She Belted Out French pop tunes standing atop tables." Time International. 28 February 1994. pg 44.
  36. ^ Céline Dion provided by VH1.com . Retrieved 16 August 2005.
  37. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama Enc
  38. ^ a b c d Bombardier, Denise (2009). L'énigmatique Céline Dion (dalam bahasa French). Albin Michel, XO éditions. hlm. 172–173. ISBN 978-2-84563-413-8.
  39. ^ a b c Germain, Georges-Hébert (2010). René Angélil: Derrière le conte de fées. Michel Lafon. p. 279-280.
  40. ^ a b c d Alexander, Charles P. "The Power of Celine Dion". Time. 7 Maret 1994
  41. ^ Bliss, Karen. "25 Years of Canadian Artists." Canadian Musician. March 1, 2004, p. 34. ISSN: 07089635
  42. ^ "Celine Dion." Newsmakers 1995, Issue 4. Gale Research, 1995.
  43. ^ Celine Dion. Celine Dion Biography. 26 April 2006.
  44. ^ Celine Dion, The Colour of My Love. Plugged in. Diakses 13 September 2007.
  45. ^ "Celine Dion." Compton's by Britannica. Encyclopedia Britannica. 2005.
  46. ^ "Celine Dion." Contemporary Musicians, Volume 25. Gale Group, 1999.

Pranala luar

BEBERAPA CARA MENGATASI RTO {REQUEST TIME OUT}